Berita Inforamsi Bola Terbaru 2020
Sepulang dari Jakarta, Bupati Jombang Positif Covid-19 | Sempat Buron, 2 Tersangka Suap Edhy Prabowo Dijebloskan ke Rutan KPK | Ibadah Aman Selama Pandemi Covid-19, Ikuti Protokol Kesehatan ini dari Satgas! | Dirut BRI Sunarso Dinobatkan sebagai Best CEO of The Year | Bank Mandiri Fasilitasi Pembiayaan UKM Mitra Wijaya Karya | Panglima TNI Pimpin Sertijab Komandan Paspampres | Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis Positif Covid-19 | MUI: Kerja Keras 10 Bulan Hancur oleh Kerumunan | Pengungsi Gunung Merapi di Magelang Bertambah Jadi 817 Orang | Garuda Indonesia jadi Maskapai dengan Protokol Kesehatan Terbaik di Dunia | Panglima TNI Sidak Tiga Markas Komando Pasukan Khusus TNI | Dorong Kebangkitan UMKM, BRI Cermat Terapkan Risk Management | Kasus Maybank Dinilai Tak akan Pengaruhi Kepercayaan Masyarakat ke Bank | Dukung Udara Bersih dan Sehat, Pertamina Jalankan Program Langit Biru | 8 Tahun Menikah, Asha Shara Gugat Cerai Suami |
Home Sitemap Cari disclaimer Contack Me  

Pengamat Militer Minta Penerimaan Calon Taruna Lebih Teliti, Cegah LGBT

Oleh : Rista Simbolon (Via Merdeka ) | Diterbitkan 1 month ago | Short link: https://ristabola.com/link/7892121

Bagikan Ke : Facebook Twitter


Merdeka.com - Ketua Kamar Militer MA Mayor Jenderal (Purn) Burhan Dahlan mengungkap adanya fenomena Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) dalam institusi TNI. Terkait hal ini, Mahkamah Agung sudah mengadili 16 personel TNI yang kini sudah dipecat.

Pengamat Militer Universitas Padjajaran, Muradi sangat menyayangkan kasus ini. Dia melihat, sebenarnya fenomena ini bisa dicegah jika TNI lebih cermat dan teliti saat proses awal penerimaan calon anggota TNI. Menurutnya, ada tiga penyebab orientasi seksual seseorang berbeda. Yang pertama, kata Muradi, yakni karena bawaan gen.

"Apakah institusi TNI bermasalah atau kecolongan? Mungkin, karena gini, ada beberapa penyebab orang menjadi LGBT. Yang pertama karena bawaan gen, ada orang yang gennya ganda, misalnya XXY atau XYY. Biasanya itu penyebab yang pertama. Nah saat tes kesehatan waktu penerimaan mungkin seadanya," kata Muradi saat dihubungi merdeka.com, Kamis (22/10).

Penentuan jenis kelamin manusia memang ditentukan oleh kromosom seks yang diturunkan dari induknya. Pria memiliki kromosom seks "XY", dimana kariotipe pria normal adalah 22A+XY. Sedangkan, wanita memiliki kromosom seks "XX", sehingga kariotipe wanita normal adalah 22A+XX.

Singkatnya menurut Muradi, perilaku seseorang yang LGBT akan sudah terlihat sejak dia mengikuti tes penerimaan awal. Mulai dari tes kesehatan hingga tes fisik. Sehingga menurutnya, perlu ada suatu tes yang bisa menunjukkan bahwa calon anggota TNI tersebut LGBT atau tidak. Oleh sebab itu, tahap pendaftaran dan penerimaan menurutnya sangatlah penting.

"Cek kesehatan di awal itu penting soalnya kalau gen kan memang kelihatan dari awal. Misalnya si A orientasi seksualnya berbeda, kita kan bisa lihat. Ya memang ada yang tidak kelihatan sih, cuma kalau dilakukan tes yang detail soal ini, kan jadi terlihat," ujar Muradi.

Penyebab kedua, kata Muradi, yakni karena faktor lingkungan atau pergaulan. Dia menjelaskan, pengaruh pergaulan tersebut bukan hanya berasal dari lingkungan internal TNI saja. Muradi mengatakan, para anggota TNI yang masih lajang, tidak selalu berada di barak, mereka juga kerap kali berinteraksi dengan pihak-pihak luar saat tugas, hari libur, dan sebagainya.

Begitu pula dengan anggota TNI yang sudah tidak tinggal di barak. Sehingga hal tersebut menurutnya tidak menutup kemungkinan menjadi alasan mengapa ada anggota TNI yang LGBT.

"Yang kedua karena pergaulan. Baik itu internal ataupun dari luar. Misalnya dia sehari-hari di barak atau di asrama, tapi di luar itu, mereka juga berinteraksi dengan orang-orang lain yang punya orientasi seksual berbeda," kata dia.

Penyebab ketiga, kata Muradi, yakni karena adanya trauma akibat perundungan yang dihadapi selama masa pendidikan yang cukup lama. Muradi mengakui bahwa selama masa pendidikan TNI memang kerap terjadi perundungan. Baik itu perundungan dalam bentuk kekerasan fisik, seksual maupun hanya dipermalukan atau dicemooh.

"Mohon maaf ya, bisa jadi dia trauma karena dirundung. Bukan hanya karena dirundung seks atau kekerasan saja, sekadar dipertontonkan bisa membuat trauma. Psikologis seseorang kan berbeda levelnya," katanya.

Oleh sebab itu, menurutnya institusi TNI perlu melakukan pengawasan dan mendalami hal ini sejak proses pendidikan. Terlebih saat proses penerimaan.

"Kita tahu selama masa pendidikan maupun di barak, mereka tidur kan sama-sama. Mohon maaf ya, mandi, naked, juga saling lihat tapi kan ya tidak risih. Nah seharusnya kan sudah bisa dilihat kalau ada kecenderungan perilaku LGBT saat pendidikan,"

"Jadi tim dari TNI harus melakukan pengawasan, tapi bukan sampai ke level orientasi seksnya karena itu terlalu personal. Harusnya sih dari awal," tambahnya.

[rhm]

Baca Selanjutnya: Penyebab ketiga kata Muradi yakni...

Halaman

  • 1
  • 2



Pengamat Militer Minta Penerimaan Calon Taruna Lebih Teliti, Cegah LGBT | Bang Naga | on 6:11:53pm Senin 30 November 2020 | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Pengamat Militer Minta Penerimaan Calon Taruna Lebih Teliti, Cegah LGBT
Description: Pengamat Militer Minta Penerimaan Calon Taruna Lebih Teliti, Cegah LGBT
Alamat: https://ristabola.com/news/7892121/pengamat-militer-minta-penerimaan-calon-taruna-lebih-teliti--cegah-lgbt.html
Artikel Terkait

                            Sepulang dari Jakarta, Bupati Jombang Positif Covid-19

Sepulang dari Jakarta, Bupati Jombang Positif Covid-19


Sumutkota.com ... Read More →





                            Bank Mandiri Fasilitasi Pembiayaan UKM Mitra Wijaya Karya

Bank Mandiri Fasilitasi Pembiayaan UKM Mitra Wijaya Karya


Sumutkota.com 1 ... Read More →


                            Panglima TNI Pimpin Sertijab Komandan Paspampres

Panglima TNI Pimpin Sertijab Komandan Paspampres


Sumutkota.com ... Read More →


                            Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis Positif Covid-19

Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis Positif Covid-19


Sumutkota.com ... Read More →


                            MUI: Kerja Keras 10 Bulan Hancur oleh Kerumunan

MUI: Kerja Keras 10 Bulan Hancur oleh Kerumunan


Sumutkota.com 1 ... Read More →








                            8 Tahun Menikah, Asha Shara Gugat Cerai Suami

8 Tahun Menikah, Asha Shara Gugat Cerai Suami


Sumutkota.com 1 ... Read More →

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest Update

  • Jadwal Liga Inggris
  • jadwal bola malam ini
  • Jadwal Liga Italia
  • Jadwal Liga Spanyol Malam Ini
  • Jadwal Bundesliga Jerman
  • Jadwal Kiblat Bola
  • Jadwal Liga Eropa UEFA
  • Jadwal Liga Champions Eropa UEFA
  • Jadwal Bola Siaran Langsung

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
    © 2017 - 2020 ristabola.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved


    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds