Berita Inforamsi Bola Terbaru 2021
Segala Hal yang Perlu Diketahui tentang Reksadana, Metode Investasi Ideal bagi Pemula | Serba-Serbi Metode Investasi yang Tepat untuk Pemula, Pilih Reksadana atau Emas? | Sederet Acara Menarik di Dream Day 2021 yang Bisa Diikuti | Berdampak Mulia ke Petani, Maudy Ayunda Investasi di Startup Segari | Polisi Militer Lanud Soewondo Gerebek Lokasi Judi di Medan | Fakta Unik Bingka, Kue Legit Khas Banjar yang Lezatnya Bikin Ketagihan | Kementan: Stok Pupuk Subsidi untuk Petani Subang Mencukupi | Program Intervensi Kemnaker Fokus Kurangi Kemiskinan Ekstrem di NTT | Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman | Dorong Pertumbuhan Pertashop, Menteri BUMN Apresiasi UMKM dan BUMDes | Dorong Pariwisata Pulau Komodo, BRI Peduli Berikan Dukungan Lewat Infrastruktur | Tunjukkan Kecintaan pada Batik Kesayanganmu Melalui Challenge #MudaBanggaBerbatik | BEKS, Suguhan Warung Rakyat Kaya Protein dengan Cita Rasa Madura | Tak Terima Ibu Dicela, Petani di Deli Serdang Bacok Teman hingga Tewas | Ganti Gaya Rambut, Ini Potret Terbaru Shandy Aulia Dipuji Makin Cantik Bak Remaja |
Home Sitemap Cari disclaimer Contack Me  

UEFA Siap Berikan Kendali Besar untuk Klub Liga Champions

Oleh : Rista Simbolon (Via Republika ) | Diterbitkan 1 Minggu yang lalu | Short link: https://ristabola.com/link/9106225

Bagikan Ke : Facebook Twitter


REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA -- Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) siap memberikan kendali lebih besar terhadap klub-klub Eropa terkait hak pemasaran dan komersial Liga Champions. Terutama saat format anyar mulai diadopsi di kompetisi kasta tertinggi antar klub Eropa tersebut pada 2024 mendatang. Rencananya, format baru Liga Champions itu akan diterapkan selama tiga musim beruntun, yaitu dari 2024 hingga 2027. 

"UEFA kini tengah menyiapkan rekanan untuk hak marketing, penjualan, dan komersil Liga Champions. UEFA akan membahas soal strategi pemasaran dan komersil Liga Champions selama tiga musim beruntun, dari 2024 hingga 2027. Rencananya, penjualan hak komersil Liga Champions akan dimulai pada kuartal kedua tahun depan," tulis pernyataan resmi UEFA seperti dilansir News and Observer, Kamis (14/10). 

Sebelumnya, isu minimnya kendali klub-klub Eropa atas hak pemasaran dan komersil Liga Champions menjadi salah satu latar belakang dibentuknya Liga Super Eropa (ESL). Klub-klub besar Eropa menginginkan adanya pembagian hak komersial dan penjualan yang lebih besar dalam format teranyar Liga Champions tersebut. 

Dalam format baru tersebut, Liga Champions tidak akan lagi diikuti oleh 32 tim, melainkan 36 tim. Dengan adanya penambahan jumlah kontestan, klub-klub tidak lagi hanya melakoni enam laga di babak penyisihan grup. Setiap tim setidaknya akan melakoni 10 laga, dengan format lima laga kandang dan lima partai tandang, di fase penyisihan grup. 

Namun, negosiasi antara UEFA dan Asosiasi Klub Eropa (ECA) soal format baru Liga Champions itu sempat mengalami kebuntuan. Hal ini tidak terlepas dari keinginan klub-klub Eropa untuk bisa mendapatkan kendali lebih besar dalam hal hak pemasaran dan komersial. Buntunya negosiasi ini pun sempat mendorong 12 klub besar untuk menginisiasi pembentukan ESL. Belakangan, ESL gagal terwujud karena sembilan dari 12 klub inisiator kompetisi tandingan Liga Champions itu memilih keluar dan kembali bergabung bersama ECA. 

Pada bulan lalu, dalam pertemuan umum ECA, Ketua ECA Nasser al-Khelaifi mengungkapkan rencana pembentukan perusahaan patungan antara ECA dengan UEFA. Nantinya, perusahaan patungan tersebut memiliki fokus untuk memaksimalkan pendapatan dari kompetisi Liga Champions. Ini menjadi model baru pengelolaan aspek bisnis dari kompetisi antarklub teratas Eropa tersebut. 

"Model baru ini akan memiliki tanggung jawab utama untuk sisi bisnis dan komersial dari kompetisi klub-klub Eropa. Model baru ini diharapkan bisa menghasilkan strategi komersial dan pemasaran yang lebih baik,'' tutur Al Khelaifi, yang juga menjabat sebagai Presiden Paris Saint Germain (PSG). 

Kabarnya, klub-klub peserta di penyisihan grup Liga Champions itu akan berbagi pendapatan total sebesar dua miliar euro tiap musim dalam tiga musim ke depan. Perusahaan patungan UEFA-ECA ini kemungkinan besar akan mengakhiri kerjasama UEFA dengan agensi yang berbasis di Swiss, Team Marketing, yang selama ini mengatur soal manajemen hak komersial dan marketing Liga Champions.



UEFA Siap Berikan Kendali Besar untuk Klub Liga Champions | Bang Naga | on 11:56:19am Kamis 21 Oktober 2021 | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: UEFA Siap Berikan Kendali Besar untuk Klub Liga Champions
Description: UEFA Siap Berikan Kendali Besar untuk Klub Liga Champions
Alamat: https://ristabola.com/news/9106225.html
Artikel Terkait















Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest Update

  • jadwal bola malam ini
  • Jadwal Bola Siaran Langsung
  • Jadwal Kiblat Bola
  • BRI LIGA 1
  • Jadwal Liga Champions Eropa UEFA
  • Jadwal Liga Spanyol Malam Ini
  • Jadwal Liga Italia
  • Jadwal Liga Inggris
  • Jadwal Liga Eropa UEFA

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
    © 2017 - 2021 ristabola.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved


    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds