Berita Inforamsi Bola Terbaru 2022
Strategi Perencanaan Belanja Bulanan Lebih Hemat, Demi Gaji Nggak Terkuras Habis | Status Pegawai BUMN Tidak Halangi Izam Harumkan Nama Bangsa di SEA Games Vietnam | Riset Snapcart: Shopee Jadi Top of Mind Konsumen di Indonesia | Wujudkan Bumi Layak Huni, BRI Berkomitmen Tingkatkan Dukungan ke Green Sector | Dicari Konsumen, Ini Ide Bisnis Kuliner Online Laris Manis di 2022 | Direktur Utama BRI Sunarso Dinobatkan Sebagai Business Person of The Year | Tren Korean Style Makin Populer, Ini Lho Produk yang Bikin Bisnis Online Untung Besar | Selain Sambal Matah, Sambal Embe Khas Bali Tak Kalah Juara Lezatnya | Ikan Goreng Sanur, Adakah yang Enak di Jakarta? | 5 Pilihan Lauk Khas Bali yang Enak Ini Bisa Dijumpai di Jakarta | Bali in a Bowl, Lezatnya Kuliner Bali Dalam Mangkuk Kini Hadir di Jakarta | Sempurnakan Waktu Bersantai dengan Lezatnya Roti Kukus Srikaya Dapur Shahnaz | Kendalikan PMK, Kementan Kirim Obat-obatan dan APD ke Beberapa Wilayah | Rindu Nikmatnya Choipan? Tak Perlu ke Pontianak Dulu, Ini yang Lezat di Jakarta | Terungkap, Asal Usul Boneka Beruang Livy Renata yang Sempat Ramai di Medsos |
Home Sitemap Cari disclaimer Contack Me  

Dapat Alokasi Rp260 Triliun, Ini Strategi BRI Capai Target KUR 2022

Oleh : Rista Simbolon (Via Sulselsatu.com ) | Diterbitkan 4 Bulan yang Lalu | Short link: https://ristabola.com/9401784

Bagikan Ke : Facebook Twitter


Dapat Alokasi Rp260 Triliun, Ini Strategi BRI Capai Target KUR 2022

SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI secara konsisten terus menunjukkan bukti nyata dalam mendukung momentum Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Upaya BRI ditunjukkan salah satunya melalui pembiayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lewat Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Seperti diketahui, pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI telah menetapkan kuota penyaluran KUR 2022 yang meningkat menjadi sebesar Rp373,17 triliun dengan suku bunga tetap sebesar 6%.

Dari jumlah tersebut, BRI mendapatkan alokasi sebesar Rp260 triliun atau mencapai 70% dari total KUR nasional yang dialokasikan tahun ini. BRI sebagai bank dengan portofolio UMKM terbesar ini optimististis akan dapat mencapai target KUR 2022 hingga akhir tahun.

Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto mengungkapkan bahwa berbagai strategi telah dirancang untuk memenuhi target penyaluran KUR 2022. pihaknya optimistis, kapasitas dan kemampuan BRI dapat mengantarkan perseroan mencapai target penyaluran KUR tersebut.

“Selama ini BRI terus menjalankan strategi untuk mewujudkan business process yang optimal dan efisien. Keduanya terbukti berhasil mendukung upaya BRI dalam menyalurkan kredit di segmen mikro, termasuk KUR,” ungkapnya.

Di samping itu, BRI juga menerapkan digitalisasi untuk menyalurkan kredit sehingga lebih efisien dan tepat sasaran. Dengan memanfaatkan keunggulan informasi dan teknologi, BRI mampu menjaga bottom line yang solid dengan return yang optimal.

Keberhasilan BRI dalam menyalurkan KUR ini juga dibuktikan dengan realisasi penyaluran KUR sepanjang tahun 2021. Hingga akhir Desember 2021, BRI berhasil menyalurkan KUR senilai Rp194,9 triliun kepada 6,5 juta debitur. Jumlah tersebut mencapai 99,65% dari kuota KUR yang ditetapkan oleh pemerintah dan dialokasikan kepada BRI tahun 2021, yakni sebesar Rp195,59 triliun.

Penyaluran KUR BRI sepanjang 2021 tersebut juga tercatat naik 40,7% year-on-year (yoy) dibandingkan dengan penyaluran per Desember 2020 yang mencapai sebesar Rp138,5 triliun.
Tercatat jumlah nasabah baru untuk KUR Mikro saja, jumlahnya mencapai 61% hingga Desember 2021. Selain itu, untuk nasabah baru KUR Supermikro jumlahnya mencapai 97,6% per Desember 2021.

Jumlah yang besar tersebut menunjukkan keberhasilan BRI dalam melaksanakan revitalisasi Mantri yang membuat pelayanan lebih efektif. Catur menambahkan, BRI terus berupaya memperluas cakupan dan potensi di wilayah kerja yang selama ini belum tergarap.

Dari sisi sebaran KUR juga terus meningkat, pada tahun 2019 jangkauan sebaran KUR mencapai 5,4 orang dari 100 orang mendapatkan fasilitas KUR dari BRI, dan pada tahun 2021 meningkat signifikan menjadi rata-rata sebanyak 8,7 dari 100 orang mendapatkan fasilitas KUR dari BRI.

Dari sisi sektor ekonomi, BRI telah menyalurkan KUR sektor produksi sebesar 56,16%. Berturut-turut paling besar adalah di sektor perdagangan sebesar Rp85,4 triliun, sektor pertanian Rp61,1 triliun, dan sektor industri pengolahan Rp19,5 triliun.

Catur menambahkan bahwa alokasi KUR tersebut merupakan hal positif bagi BRI dalam mendukung pengembangan ekosistem ultramikro melalui outlet co-location SENYUM-nya.

Ke depan, BRI terus berfokus pada segmen mikro sebagai core utama pertumbuhan pinjaman KUR. Dengan menyalurkan kredit ke sektor produktif, upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat pemulihan ekonomi nasional.

Sponsored by ADVERTNATIVE


Artikel Lainnya









                            Man United Berminat Rebut Nkunku dari RB Leipzig

Man United Berminat Rebut Nkunku dari RB Leipzig


Sumutkota.com ... Read More →







Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest Update

  • jadwal bola malam ini
  • Jadwal Liga Champions Eropa UEFA
  • Jadwal Kiblat Bola
  • Jadwal Bola Siaran Langsung
  • Jadwal Liga Inggris
  • Jadwal Liga Italia
  • Jadwal Liga Spanyol Malam Ini
  • Jadwal Bundesliga Jerman
  • Piala FA

  • Cinta

















    Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
    © 2017 - 2022 ristabola.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved


    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds